PROGRAM MENENTUKAN PEMILIHAN HARI BERIKUTNYA DENGAN C++

0
PROGRAM MENENTUKAN PEMILIHAN HARI BERIKUTNYA DENGAN C++

Program Menentukan Pemilihan Hari Berikutnya Dengan C++ - Selamat sore, setelah sebelumnya saya memposting source code tentang bagaimana menentukan bilangan terbesar dari 2 bilangan atau 3 bilangan yang di input dengan C++. Maka kali ini saya akan memberikan source code tentang bagaimana menentukan pemilihan hari berikutnya menggunakan bahasa pemrograman C++.
Source code ini bertujuan sebagai pembelajaran kita bersama mengenai struktur kondisi switch, yang dimana perintah switch ini berfungsi sama dengan IF dan sama juga dengan perintah case of dalam pascal. Struktur kondisi switch sederhananya memiliki sintaks sebagai berikut :

Switch ( variable )
{
case value 1 : statement1 ;
break;
case value 2 : statement2 ;
break;
.
.
Default : statement ;
Break;
}


Berikut Source Code Menentukan Pemilihan Hari Berikutnya Dengan C++ :

MENENTUKAN PEMILIHAN HARI BERIKUTNYA DENGAN C++


#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void main ()

{
int hari;
cout<<"PROGRAM PEMILIHAN HARI"<<endl;
cout<<"======================"<<endl;
cout<<"\nMenu...."<<endl;
cout<<"\n1. Senin"<<endl;
cout<<"2. Selasa"<<endl;
cout<<"3. Rabu"<<endl;
cout<<"4. Kamis"<<endl;
cout<<"5. Jumat"<<endl;
cout<<"6. Sabtu"<<endl;
cout<<"7. Minggu"<<endl;
cout<<"\nMasukan Kode Hari (1-7) : ";
cin>>hari;

switch (hari) {
case 1 : cout<<"\nAnda Memilih Hari Senin, Hari Selanjutnya Adalah Hari Selasa";
break;
case 2 : cout<<"\nAnda Memilih Hari Selasa, Hari Selanjutnya Adalah Hari Rabu";
break;
case 3 : cout<<"\nAnda Memilih Hari Rabu, Hari Selanjutnya Adalah Hari Kamis";
break;
case 4 : cout<<"\nAnda Memilih Hari Kamis, Hari Selanjutnya Adalah Hari Jumat";
break;
case 5 : cout<<"\nAnda Memilih Hari Jumat, Hari Selanjutnya Adalah Hari Sabtu";
break;
case 6 : cout<<"\nAnda Memilih Hari Sabtu, Hari Selanjutnya Adalah Hari Minggu";
break;
case 7 : cout<<"\nAnda Memilih Hari Minggu, Hari Selanjutnya Adalah Hari Senin";
break;
default: cout<<"\nAnda Salah Memasukan Kode Hari";
}
getch ();
}

( Baca Juga : Struktur Dasar C++ )


Demikian postingan saya kali ini, semoga dengan saya membagikan source code ini mampu memberikan semangat terhadap teman – teman dalam belajar Bahasa pemrograman C++ dan juga semoga bermanfaat bagi kita semua, salam programmer.

MENENTUKAN BILANGAN TERBESAR DARI 2 BILANGAN DAN 3 BILANGAN DENGAN C++

0
MENENTUKAN BILANGAN TERBESAR DARI 2 BILANGAN DAN 3 BILANGAN DENGAN C++

Menentukan Bilangan Terbesar Dari 2 Bilangan dan 3Bilangan Dengan C++ - Selamat pagi sobat, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan source code Bahasa pemrograman C++ yang dimana source code ini digunakan untuk menentukan bilangan terbesar dari 2 bilangan yang di input atau dari 3 bilangan yang di input. Source code yang akan saya bagikan ini bertujuan untuk pembelajaran kita bersama tentang bagaimana penggunaan struktur kondisi "IF…..ELSE…..". Dalam struktur kondisi if…..else…. sendiri minimal memiliki 2 pernyataan. Sederhananya adalah kita perlu menaruh sebuah pernyataan yang bernilai benar setelah "IF" dan menaruh sebuah pernyataan yang bernilai salah setelah "ELSE".

( Baca Juga : Struktur Dasar C++ )

Sintaks Sederhana IF ….. Else …..

If ( kondisi )
{
Statement;
}
Else {
Statement;
}

Selain itu, sintaks IF ….. ELSE ….. juga dapat berbentuk seperti di bawah ini :

If ( kondisi1 ) {
Statement1;
}
Else if ( kondisi2 ) {
Statement2;
}
Else if ( kondisi3 ) {
Statement3;
} Else {
Statement;
}


Berikut Source Code Menentukan Bilangan Terbesar Dari 2 Bilangan Dengan C++

MENENTUKAN BILANGAN TERBESAR DARI 2 BILANGAN DAN 3 BILANGAN DENGAN C++

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void main ()
{
float a,b ;
cout<<"PROGRAM MENENTUKAN BILANGAN TERBESAR"<<endl;
cout<<"                   DARI DUA BILANGAN"<<endl;
cout<<"===================================="<<endl;
cout<<"\nMasukan Bilangan Real Pertama : ";
cin>>a;
cout<<"Masukan Bilangan Real Kedua : ";
cin>>b;
if (a>b) {
 cout<<"\nBilangan Terbesar Adalah "<<a<<endl;
}
else{
cout<<"\nBilangan Terbesar Adalah "<<b<<endl;
}
getch ();
}

Berikut Source Code Menentukan Bilangan Terbesar Dari 3 Bilangan Dengan C++

MENENTUKAN BILANGAN TERBESAR DARI 2 BILANGAN DAN 3 BILANGAN DENGAN C++

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void main ()

{
float a,b,c ;
cout<<"PROGRAM MENENTUKAN BILANGAN TERBESAR"<<endl;
cout<<"             DARI TIGA BILANGAN"<<endl;
cout<<"===================================="<<endl;
cout<<"\nMasukan Bilangan Real Pertama : ";
cin>>a;
cout<<"Masukan Bilangan Real Kedua : ";
cin>>b;
cout<<"Masukan Bilangan Real Ketiga : ";
cin>>c;
if ((a>b)&&(a>c)) {
 cout<<"\nBilangan Terbesar Adalah "<<a<<endl;
}
else if ((b>a)&&(b>c)) {
 cout<<"\nBilangan Terbesar Adalah "<<b<<endl;
}
else{
cout<<"\nBilangan Terbesar Adalah "<<c<<endl;}
getch ();
}



Demikian postingan saya kali ini, semoga dengan saya membagikan source code ini mampu memberikan semangat terhadap teman – teman dalam belajar Bahasa pemrograman C++ dan juga semoga bermanfaat bagi kita semua, salam programmer.

STRUKTUR DASAR C++

0
Struktur Dasar C++

Struktur Dasar C++ - Oke kuy, setelah sebelumnya saya mengenalkan tentang bahasa pemrograman C++ maka pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang struktur dasar bahasa C++. Disini saya akan membahasnya secara kompleks dengan bahasa yang insyaallah akan sangat mudah dipahami.  

Lalu apa itu struktur dasar C++ ?

Struktur dasar C++ itu ibarat kita membuat sebuah baju tetapi ada hal – hal atau elemen – elemen yang perlu diperhatikan seperti pakai benang warna apa, apa bahan kainnya, seperti apa pola nya, berapa ukuran – ukurannya dan lain – lain. Sama hal nya membuat sebuah program C++, ada hal – hal yang perlu diperhatikan seperti identifier, tipe data, konstanta, variabel, deklarasi dan Assignment. Oke kita bahas satu persatu.

1. Identifier
Identifier atau biasa yang kita kenal sebagai sebuah pengenal dalam pemrograman C++ yaitu suatu nama yang kita gunakan dalam pemrograman untuk menyatakan tipe data, konstanta, variabel maupun fungsi / function. Ada 4 aturan yang harus kita ingat untuk penulisan identifier, aturan penulisan identifier pada pemrograman C++ tidak jauh berbeda dengan aturan yang dipakai pada Bahasa pemrograman pascal. Apa sajakah aturan – aturan tersebut ?
- Tidak boleh ada spasi
- Tidak boleh dimulai dengan karakter selain huruf
- Tidak boleh menggunakan karakter – karakter seperti !, @, #, $, %, ^, &, *, (, ), +, dan yang lainnya.
- Tidak boleh menggunakan reserved word yang terdapat pada C++
Apa itu reserved word ?
Reserved word adalah kata tercadang. Ada 32 kata tercadang yang terdapat dalam pemrograman C++ dan penambahan 7 kata dari turbo C ++. Kata – kata tersebut yaitu :
-*asm                      - default                           - for                       - *Pascal                     - Switch
- auto                       - do                                 - goto                    - register                      - typedef
- break                    - double                           - *huge                  - return                         - union
- case                       - else                               - if                         - short                          - unsigned
- *cdecl                   - enum                              - int                       - signed                        - void
- const                     - extern                            - *interrupt             - sizeof                         - volatile
- continue                 - *far                               - long                     - static                         - while
- char                       - float                              - *near                   - struct

2. Tipe Data
Tipe data merupakan sub program / bagian program yang paling penting dan mempengaruhi terhadap setiap intruksi yang akan dilaksanakan oleh komputer. Tipe data yang berbeda akan memberikan hasil yang berbeda pula pada pemrograman C++. Misal jika 5 dibagi 2 yang sama – sama bertipe integer maka akan menghasilkan nilai 2, berbeda hasil apabila keduanya bertipe float yang akan menghasilkan nilai 2.500000. Maka dari itu pemilihan tipe data yang sesuai akan mengakibatkan proses pengoperasian menjadi efektif dan efisien.
Ada beberapa tipe data dalam C++
Tipe data bilangan bulat :
-Char
- Int ( Integer )
- Short
- Long
- Unsigned char
- Unsigned int ( Integer )
- Unsigned short
- Unsigned long
Tipe data bilangan real :
- Float
- Double
- Long double
Catatan Penting :
Perbedaan tipe data bilangan bulat unsigned dengan tipe data bilangan bulat bukan unsigned adalah tipe data bilangan bulat unsigned tidak mengenal bilangan negatif sehingga nilainya selalu positif.

3. Konstanta
Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat di ubah atau nilainya selalu tetap selama dalam proses program berjalan. Contoh :
const float phi = 3.14 ;
sehingga bisa disimpulkan bahwa sintaks konstanta adalah const tipe_data nama_konstanta=value;

4. Variabel
Variabel merupakan identifier yang digunakan untuk mewakili suatu nilai di dalam proses program yang akan dijalankan. Ada 4 aturan dalam pemberian sebuah nama variabel.
- Karakter pertama harus huruf. Tetapi seperti yang saya bahas sebelumnya bahwa Bahasa C++ itu case sensitive yang artinya huruf capital dan huruf kecil itu dianggap berbeda sehingga NIM, Nim dan nim akan diangap berbeda pada Bahasa pemrograman C++.
- Tidak boleh memakai space ( spasi )
- Tidak boleh memakai karakter – karakter khusus kecuali underscore ( Garis Bawah ).
- Panjangnya bebas tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.

5. Deklarasi
Deklarasi adalah mengenalkan identifier dalam suatu program, baik itu deklarasi variabel, konstanta maupun fungsi.
Contoh deklarasi variabel :
int nilai ;
float nilai ;
Sehingga bisa disimpulkan bahwa bentuk umum pendeklarasian suatu variabel adalah tipe_data nama_variabel ;
Contoh deklarasi konstanta :
#define PHI 3.14
#define nama "Tedi Suhendra"
Sehingga bisa disimpulkan bahwa pendeklarasian konstanta menggunakan preprocessor #define.
Contoh deklarasi fungsi :
void layar ();
int tambah (int a,int b);
Sehingga bisa disimpulkan bahwa bentuk umum pendeklarasian suatu fungsi adalah tipe_fungsi nama_fungsi (parameter_fungsi);

6. Assignment
Assigment adalah pemberian suatu nilai terhadap suatu variabel yang telah dideklarasikan. Contoh :
Jumlah = 100;
Saya = 'Tedi Suhendra';
Saya = 'T';


Demikianlah artikel ini saya buat, semoga sobat memahami akan apa yang saya sampaikan. Semoga pula artikel kali ini bermanfaat bagi sobat yang masih dalam tahapan belajar Bahasa pemrograman C++. Maka dari itu saya ucapkan terima kasih, salam programmer, salam sukses.

PENGENALAN DASAR PEMROGRAMAN C++

1
PENGENALAN C++

Pengenalan Dasar Pemrograman  C++ - Pagi sobat, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Bahasa Pemrograman C++. C++ merupakan Bahasa pemrograman yang dikembangkan dari bahasa pemrograman C. C sendiri merupakan Bahasa pemrograman tingkat menengah yang diciptakan oleh Brian W. Bahasa Pemrograman C adalah Bahasa pemrograman yang terstruktur, tujuannya untuk memudahkan dalam pembuatan dan pengembangan aplikasi. Setelah C berjalan satu dekade, Bjarne Stroustroup menciptakan C++ yaitu pengembangan dari C pada tahun 1983.

Kelebihan C++ dibandingkan C adalah Bahasa pemrograman ini sudah mendukung OOP ( Object Oriented Programming ) dan tujuan dari pembuatan C++ yaitu untuk meningkatkan dalam produktivitas dan pengebangan aplikasi. Bahkan para pakar setuju bahwa OOP dan C++ mampu meningkatkan produktivitas 2x lipat dari Bahasa pemrograman C, Pascal dan Basic.

( Baca juga : Membuat Biodata Pribadi Menggunakan Pemrograman C++ )

Pada Bahasa Pemrograman C++ terdapat beberapa sub program / sejumlah blok seperti fungsi main (), statement, file header dan komentar.

1. Fungsi Main ()
Pada program C++ terdapat suatu fungsi / function. Function merupakan awal dari program utama, dan sebuah program C++ minimal memiliki satu function. Contoh nya :

#include <iostream.h>

Int main ()
{
cout<<"My name is tedy";
return 0 ;
}

-Tulisan main () adalah nama fungsi
-{ } adalah tubuh fungsi
-{ merupakan tanda awal yang dalam Bahasa pemrograman pascal identik dengan Begin
-} merupakan tanda akhir yang dalam Bahasa pemrograman pascal identik dengan End

2. Statement
Statement adalah sebuah perintah yang digunakan untuk mencetak sebuah tulisan di layar dan setiap statement harus di akhiri dengan simbol titik koma ( ; ). Contoh :
cout<<"My name is tedy";

Catatan penting
Bahasa pemrograman C++ bersifat Case Sensitive yang artinya bahwa huruf kapital dan huruf kecil dianggap berbeda.

3. File Header
File header adalah sub program yang sangat penting karena tanpa file header sebuah program akan terjadi error. Contoh file header seperti #include <iostream.h> atau #include "iostream.h", #include <conio.h> atau #include "conio.h" dan #include <stdio.h> atau #include "stdio.h".

Catatan penting
Dalam suatu program tidak hanya melibatkan satu file header tetapi bisa melibatkan beberapa file header, lebih dari satu file header.
( Baca juga : Struktur Dasar Bahasa Pemrograman C++ )

4. Komentar
Pada sebuah program kita bisa menambahkan suatu komentar untuk memperjelas maksud dari programmer. Komentar pada sebuah program menggunakan simbol 2 garis miring (//). Contoh :

//Ini merupakan komentar saya


Setelah saya menjelaskan tentang bahasa pemrograman C++, semoga kita memiliki minat untuk belajar Bahasa pemrograman C++. Jika ada hal yang tidak sobat pahami silahkan berikan komentar, salam programmer.

MEMBUAT BIODATA PRIBADI DENGAN C++

0
MEMBUAT BIODATA PRIBADI MENGGUNAKAN C++ DAN PASCAL

Membuat Biodata Pribadi - Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan source code Bahasa pemrograman C++ dan Pascal tentang biodata pribadi. Source code ini bisa digunakan sebagai bahan pembelajar bagi seorang pemula yang masih belajar dalam pemrograman.
Berikut Source Code nya :

Source Code Bahasa Pemrograman C++

#include <conio.h>
#include <iostream.h>

void main ()
{
                int umur;
                char nama [20], alamat [50], kelamin[20], agama[10];
                cout<<"Siapa Nama Anda ? ";
                cin>>nama;
                cout<<"Jenis Kelamin Anda ? ";
                cin>>kelamin;
                cout<<"Dimana Anda Tinggal ? ";
                cin>>alamat;
                cout<<"Berapa Usia Anda ? ";
                cin>>umur;
                cout<<"Apa Agama Anda ? ";
                cin>>agama;

                cout<<"\nNama Anda Adalah "<<nama<<"\n";
                cout<<"Jenis Kelamin Anda Adalah "<<kelamin<<"\n";
                cout<<"Anda Tinggal Di "<<alamat<<"\n";
                cout<<"Usia Anda Adalah "<<umur<<" Tahun\n";
                cout<<"Agama Anda Adalah "<<agama<<"\n";
                getch ();
}


Source Code Bahasa Pemrograman Pascal

var nama, jk, tgl, agama : string; usia : integer ;
begin
 write ('Siapa Nama Anda : ');readln(nama);
 write ('Jenis Kelamin Anda : ');readln (jk);
 write ('Dimana Anda Tinggal : ');readln (tgl);
 write ('Berapa Usia Anda : ');readln (usia);
 write ('Apa Agama Anda : ');readln (agama);
 writeln;
 writeln ('Nama Anda Adalah ',nama);
 writeln ('Jenis Kelamin Anda Adalah ',jk);
 writeln ('Anda Tinggal Di ',tgl);
 writeln ('Usia Anda Adalah ',usia,' Tahun');
 writeln ('Agama Anda Adalah ',agama);
 readln;
end.



Dalam pembelajaran bahasa pemrograman C++ dan Pascal yang terpenting adalah memahami konsep dan algoritmanya, sesulit apapun belajar pemrograman jika ada kemauan untuk bisa, pasti akan ada kemudahan di setiap pembelajaran. Dan satu hal yang harus ditanamkan pada diri kita adalah tidak mudah menyerah. Semoga artikel kali ini mudah dipahami dan bermanfaat, saya ucapkan terima kasih. Salam programmer.

CARA MENGHITUNG HASIL Y = 6*( AX2 + BX + C ) DENGAN C++

0
CARA MENGHITUNG HASIL PERSAMAAN KUADRAT MENGGGUNAKAN C++ DAN PASCAL

Cara Menghitung Hasil y = 6*( ax2 + bx + c ) - Pada postingan kali ini, saya akan membagikan source code bahasa pemrograman C++ dan Pascal. Source code ini adalah untuk membuat program sederhana, dimana source code ini dibuat untuk menghitung hasil dari suatu perhitungan persamaan kuadrat.
Berikut source codenya :

Source Code Bahasa Pemrograman C++

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void main ()
{
int a,b,c ; float l ;

                cout<<"PROGRAM PENGHITUNGAN"<<endl;
                cout<<"======================="<<endl;
                cout<<"\nMasukan Bilangan Bulat Pertama : ";
                cin>>a;
                cout<<"Masukan Bilangan Bulat Kedua : ";
                cin>>b;
                cout<<"Masukan Bilangan Bulat Ketiga : ";
                cin>>c;
                x = 2 ;                    // x=2 saya bikin menjadi bilangan baku
                l = 6*((a*x*x)+(b*x)+c);               // Rumus yang telah ditentukan, tetapi bisa diganti.
                cout<<"\nMaka Hasilnya adalah "<<l;
                getch();
}


Source Code Bahasa Pemrograman Pascal

var a,b,c,x,l : integer ;
begin
 writeln ('PROGRAM PENGHITUNGAN ');
 writeln ('=======================');
 writeln ;
 write ('Masukan Bilangan Bulat A : '); readln (a);
 write ('Masukan Bilangan Bulat B : '); readln (b);
 write ('Masukan Bilangan Bulat C : '); readln (c);
 writeln ;
 x := 2;
 l := 6*((a*x*x)+(b*x)+c);
 writeln ('Maka Hasilnya adalah ',l);
 readln;
end.



Dengan menggunakan source code tersebut semoga dapat membantu sobat dalam mempelajari Bahasa pemrograman C++ dan Pascal. Jangan pernah lelah untuk mempelajarinya, karena tiada hasil yang menghianati usaha. Jika sobat ada pertanyaan silahkan bertanya di kolom komentar. Salam sukses dan saya ucapkan terima kasih.

CARA MENENTUKAN MEMBENTUK SEGITIGA ATAU TIDAK DENGAN C++

0
CARA MENENTUKAN MEMBENTUK SEGITIGA ATAU TIDAK MENGGUNAKAN C++ DAN PASCAL

Cara Menentukan Membentuk Segitiga Atau Tidak - Setelah sebelumnya juga saya memberitahukan bagaimana cara menentukan wujud air menggunakan bahasa pemrograman C++ dan Pascal, kali ini saya akan memberitahukan bagaimana cara menentukan segitiga dari panjang 3 garis. Apakah panjang garis – garis tersebut membentuk segitiga atau tidak ? maka kita akan mencoba membuat program sederhananya. Untuk menentukan apakah panjang – panjang garis tersebut membentuk segitiga atau tidak, maka kita akan menggunakan teorema pertidaksamaan yaitu
1.Jika penjumlahan panjang garis a dengan panjang garis b lebih besar dari c (a+b>c)
2.Jika penjumlahan panjang garis a dengan panjang garis c lebih besar dari b (a+c>b)
3.Jika penjumlahan panjang garis b dengan panjang garis c lebih besar dari a (b+c>a)
Ketiga syarat tersebut mutlak dan jika salah satu hasilnya salah yaitu lebih kecil maka panjang garis – garis tersebut tidak membentuk segitiga.
Berikut Source Code nya :

Source Code Bahasa Pemrograman C++

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

void main ()
{
                float a,b,c ;
                cout<<"PROGRAM MENENTUKAN SEGITIGA"<<endl;
                cout<<"==========================="<<endl;
                cout<<"\nMasukan Panjang Garis A : ";
                cin>>a;
                cout<<"Masukan Panjang Garis B : ";
                cin>>b;
                cout<<"Masukan Panjang Garis C : ";
                cin>>c;

                if ((a+b>c)&&(a+c>b)&&(b+c>a)) {
                cout<<"\nPanjang Garis - Garis Tersebut Membentuk Segitiga"<<endl;
                }
                else
                cout<<"\nPanjang Garis - Garis Tersebut Tidak Membentuk Segitiga";
                getch ();

Source Code Bahasa Pemrograman Pascal

 var a,b,c : real ;
begin
  writeln ('PROGRAM MENENTUKAN SEGITIGA');
  writeln ('===========================');
  writeln ;
  write ('Masukan Panjang Garis A : ');readln (a);
  write ('Masukan Panjang Garis B : ');readln (b);
  write ('Masukan Panjang Garis C : ');readln (c);
  writeln;
  if ((a+b>c)and(a+c>b)and(b+c>a)) then
  writeln ('Panjang Garis - Garis Tersebut Membentuk Segitiga')
  else
  writeln ('Panjang Garis - Garis Tersebut Tidak Membentuk Segitiga');
  readln;
end.

Demikian adalah source code yang bisa kita jadikan acuan pembelajaran. Semoga mudah dipahami dan bermanfaat. Saya ucapkan terima kasih.